Waspada! Jika Anda Sering Merasa Ngantuk

Manusia butuh tidur, karena dengan tidur organ pertumbuhan manusia bisa aktif bekerja dan dengan tidur otak dan organ gerak kita bisa berhenti bekerja dan benar-benar beristirahat untuk memperoleh kesegarannya kembali. Namun bagaimana jika anda sering merasa mengantuk? Tentunya perlu diwaspadai.

Manusia normal dewasa butuh tidur 7-8 jam sehari, artinya jika waktu tidur tersebut sudah anda penuhi dan kualitas tidur anda cukup baik, maka seharusnya anda tidak lagi merasa mengantuk.Oleh karena itu patut diwaspadai jika anda sering merasa mengantuk.

kurang tidur

Banyak faktor yang menyebabkan rasa kantuk sering datang dan tidak dapat ditahan. Inilah hal-hal yang sering menjadi penyebabnya :

1. Sindrom Kelelahan Kronis.

Setelah melakukan aktifitas bekerja, berolahraga atau bepergian jauh kita mengalami lelah dan capek. Biasanya tubuh membutuhkan istirahat, dan istirahat paling efektif adalah tidur. Namun jika anda mengalami sindrom kelelahan kronis, artinya dengan istirahat anda masih merasakan lelah berkepanjangan.

Efek yang dirasakan adalah tubuh terasa lesu, mengantuk, tubuh terasa sakit dan ngilu terutama pada persendian dan biasanya orang menjadi tidak fokus dan tidak jarang kehilangan memori/pelupa. Sindrom kelelahan kronis biasanya dialami seseorang yang mengalami tekanan pekerjaan, tekanan pikiran, melakukan perjalanan panjang dan lain-lain.

  1. Berat badan naik.

Apa yang sering dirasakan ketika mengalami kenaikan berat badan adalah mengantuk setiap saat. Ini sangat berhubungan dengan meningkatnya kadar gula dalam darah. Kadar gula yang berlebih dalam tubuh mengakibatkan rasa mengantuk yang tidak bisa ditahan dan membuat nafsu makan meningkat.

Ini sering dialami oleh orang yang tiba-tiba berhenti berolahraga, metabolisme tubuh yang biasanya lancar, pembakaran kalori bagus tiba-tiba terhenti, sehingga penimbunan cadangan makanan dalam tubuh meningkat. Anda akan cepat sekali mengalami kenaikan berat badan.

  1. Anemia atau kurang darah.

Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada dibawah normal. Orang yang menderita anemia biasanya wajahnya pucat, sering terasa pusing, daya tahan menurun dan selalu merasa mengantuk.

Dibutuhkan suplemen penambah darah, zat besi, vitamin B12, dan vitamin-vitamin lain untuk menaikkan jumlah sel darah merah.

kebiasaan mengantuk

  1. Gangguan Tidur.

Tidur merupakan bagian kegiatan penting dalam kehidupan manusia. Jika kebutuhan tidur ini tidak terpenuhi akibatnya badan menjadi lesu dan tidak bersemangat, mata merah dan berkantung, bahkan hampir seluruh aktifitas lainnya terganggu. Di jaman sekarang ini banyak orang mengalami gangguan tidur atau insomnia.

Untuk itu harus diwaspadai, singkirkan hal-hal yang menganggu tidur anda, misalnya lingkungan yang bising, pikiran yang ruwet, kamar tidur yang kurang nyaman. Jangan meletakkan televisi di kamar tidur atau menyalakan televisi ketika mau tidur, ini akan menyulitkan mata anda untuk mengantuk sehingga esok harinya anda kekurangan tidur dan akan menguap sepanjang hari. Gunakan penerangan dengan watt rendah, jangan terlalu terang, kamar yang terlalu terang akan mengurangi kualitas tidur anda.

  1. Dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh.

Delapan puluh persen tubuh kita terdiri dari cairan. Fungsi cairan bagi tubuh sangat krusial diantaranya sebagai sumber energi, menyalurkan makanan dan vitamin ke seluruh tubuh, sebagai penyeimbang suhu tubuh, menambah konsentrasi dan lain-lain.

Kekurangan cairan dalam tubuh membuat badan menjadi lemas, suhu tubuh meningkat dan mengantuk, ini karena kebutuhan cairan yang bertugas mentransfer makanan dan vitamin ke otak dan jaringan tubuh yang lain tidak terpenuhi.

  1. Diabetes.

Seorang yang menderita diabetes tipe 2 memiliki tingkat glukosa/kadar gula darah yang tinggi, penyebabnya adalah karena tubuhnya tidak dapat mengubah glukosa menjadi energi sehingga kadar glukosa dalam tubuh menjadi tinggi. Ini yang membuat penderita diabetes tipe 2 akan cepat merasa lelah, mengantuk dan tidak bersemangat.

Pada kebanyakan kasus penderita diabetes tipe 2 disebabkan karena kegemukan, dan efek samping yang dirasakan adalah haus yang berlebihan, lapar terus menerus, sering pipis dan juga mengantuk.

  1. Depresi.

Merupakan suasana hati yang buruk atau gangguan mental yang ditandai dengan rasa sedih yang berlebihan yang terjadi dalam kurun waktu tertentu. Pada keadaan ini biasanya seseorang akan kehilangan minat dan kesenangan, kehilangan semangat, perasaan bersalah dan kehilangan konsentrasi.

Depresi akan sangat berpengaruh terhadap pola hidup sehari-hari seseorang. Orang menjadi murung, menjauh dari keramaian dan cenderung menyendiri dan yang dilakukan biasanya hanya termenung dan tidur.8. Kurang Olahraga. Ketika jumlah energi/makanan yang masuk ke tubuh tidak seimbang dengan jumlah energi yang dikeluarkan maka berakibat tidak lancarnya proses pembakaran dalam tubuh dan berakibat metabolisme tubuh tidak lancar.

Penumpukan energi yang berlebih dalam tubuh akan disimpan sebagai cadangan makanan atau lemak. Ini yang mengakibatkan tubuh menjadi kurang gesit dan cenderung lesu dan gampang mengantuk.

cepat lelah

  1. Sering Begadang.

Secara alamiah ketika malam hari kita tidur dan kegiatan belajar, bekerja atau lainnya kita kerjakan pada pagi, siang dan sore hari. Sehingga tubuhpun mengikuti siklus dan perputaran alam. Ketika pada malam hari kita gunakan untuk begadang dan tanpa tidur maka tubuh akan bereaksi, keesokan harinya tubuh menjadi lesu dan tidak bergairah.

  1. Makan berlebihan.

Tubuh perlu asupan makanan seimbang antara karbohidrat, vitamin, protein, mineral, lemak dan nutrisi-nutrisi lainnya. Jumlah kalori yang diproduksi tubuh juga harus seimbang dengan yang dikeluarkan tubuh. Jika anda makan secara berlebihan setiap harinya sedangkan kebutuhan kalori tubuh anda tidak seimbang, artinya ada kelebihan kalori yang akan disimpan sebagai lemak. Ini yang akan membuat anda semakin malas bergerak dan tidak gesit, selalu merasa mengantuk dan selalu merasa lapar dan lapar.

eat a lot

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas alangkah bijaksananya jika kita waspada akan kesehatan tubuh kita. Memahami setiap perubahan yang terjadi pada tubuh sedini mungkin untuk mengantisipasi penyakit yang tak mudah dideteksi termasuk sering merasa mengantuk.

Memeriksakan diri ke dokter, check up kesehatan secara berkala dan berolahraga secara teratur. Malas adalah sarangnya penyakit, jangan pernah remehkan berolahraga dan menjalani pola hidup sehat. Badan yang aktif membuat metabolisme tubuh lancar. Yuk jalani hidup sehat dengan pola hidup sehat, makan-makanan sehat, menghindari hal-hal yang menyebabkan sakit seperti merokok, malas olahraga, terlalu banyak makanan berlemak, berminyak dan lain-lain.

Rasa ngantuk secara berlebihan juga berkaitan dengan penyakit kronis lainnya seperti jantung, hipertiroid dan lain sebagainya. Jangan enggan memeriksakan diri ke dokter, mengantisipasi lebih baik daripada mengobati.